Tampilkan postingan dengan label LAIN-LAIN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LAIN-LAIN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juli 2013

Kesehatan Lingkungan


Kesehatan Lingkungan
Dalam kehidupan sehari-hari, kehidupan kita tidak terlepas dari faktor lingkungan di sekitar tempat kita tinggal, terutama hal yang menyangkut kesehatan lingkungan. Kenapa? Karena tinggi rendahnya kesehatan lingkungan sekitar tempat kita tinggal juga turut andil memberikan pengaruh pada kesehatan diri pribadi dan juga anggota keluarga lainnya. Karena itulah kita sering mendapatkan atau menemukan himbauan dari kampanye-kampanye yang mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kesehata lingkungan.
Bayangkan saja jika kesehatan lingkungan disekitar kita tidak terjaga, berbagai macam hal dapat terjadi dan berbagai macam jenis penyakit juga akan menghampiri kita. Misalkan tidak terjaganya kebersihan lingkungan disekitar kita seperti menumpuknya sampah, tidak lancarnya saluran pembuangan berupa got atau kali, serta kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat dan membedakan temapt untuk MCK (Mandi-Cuci-Kakus). Hal-hal seperti ini tentu saja dapat mengganggu keadaan kesehatan lingkungan.
Terganggunya kondisi kesehatan lingkungan dapat menjadi sumber sarang penyakit, seperti diare, tifus dan berbagai macam penyakit lainnya. Bayangkan saja jika terdapat sampah yang menumpuk, dan area tersebut berada dekat dengan pemukiman tinggalnya warga. Lalat-lalat yang mengerubungi sampah tersebut bukannya tidak mungkin masuk ke dalam rumah, dan hinggap pada makanan yang sedang tersaji. Tentu saja hewan ini membawa bibit penyakit, yang kelak akan membawa dampak buruk pada kesehatan kita dan anggota keluarga lainnya. Seringkali kita membaca berita terdapat satu daerah yang diserang oleh penyakit endemik dan hampir keseluruhan masyarakatnya terkena jenis penyakit yang sama. Hal ini adalah salah satu contoh akibat yang ditimbulkan dari tidak terjaganya kesehatan lingkungan sekitar dengan baik.
Pada dasarnya, proses dan cara untuk menjaga kesehatan lingkungan di sekitar kita bukanlah suatu hal yang sulit dan membutuhkan biaya yang mahal dan besar. Menjaga kesehatan lingkung sekitar bisa dimulai dari hal yang paling kecil dan paling mudah. Misalkan, menerapkan kepada diri sendiri untuk menjaga kebersihan diri pribadi, seperti patuh untuk membuang sampah pada tempatnya. Terkadang rasa malas memang menyerang diri kita sendiri, terutama ketika kita mengkonsumsi suatu makanan dan letak tempat pembuangan sampah cukup jauh. Seringkali kita kalah oleh rasa malas itu dan memutuskan untuk membuang begitu saja sampah dari makanan yang dikonsumsi. Hal ini tentu saja menjadi pengganggu dalam usaha menjaga kesehatan lingkungan.

Cara lain seperti rutin membersihkan lingkungan disekitar rumah, mulai membersihkan saluran pembuangan/got di sekitar rumah. Hal ini bisa dilakukan seperti membersihkan got dari sampah-sampah yang menghalangi aliran air pembuangan. Karena jika aliran air tidak lancar, maka akan menimbulkan genangan, yang dapat menjadi sarang bagi nyamuk untuk berkembang biak. Hal ini juga berlaku untuk barang-barang yang tidak terpakai, seperti panic bekas, ember bekas atau barang-barang lain yang dapat menampung air. Kita bisa mengubur barang-barang ini, mengubah fungsinya untuk keperluan lain atau menjualnya kepada tukang rombeng. Usaha-usaha skala kecil ini dapat turut membantu usaha menjaga kesehatan lingkungan.
Jika kita sudah mampu menjaga kesehatan lingkungan sekitar kita dari skala yang kecil, maka otomatis untuk menjaga kesehatan lingkungan dalam skala yang lebih besar dapat dengan mudah dilaksanakan. Kesadaran untuk menjaga kesehatan lingkungan secara ototmatis juga akan timbul dan tertanam kuat di dalam diri kita pribadi. Mengajarkan kepada anak agar turut serta menjaga kesehatan lingkungan juga dapat menjadi salah satu usaha untuk menajga kesehatan lingkungan. Karena anak adalah sosok yang sangat mudah menyerap suatu ilmu dan informasi, maka mengajarkan mereka untuk ikut andil menjaga lingkungan adalah salah satu cara terbaik.
Itulah kenapa menjaga kesehatan lingkungan adalah hal yang sangat sangat penting untuk dilakukan dan tidak boleh diabaikan begitu saja. Kita tentunya tidak ingin jika kesehatan diri terganggun yang dpaat berujung kepada terganggunya aktivitas sehari-hari. Belum lagi jika terkena penyakit yang parah dan akhirnya membutuhkan pengobatan di rumah sakit, tentu saja kita harus mengeluarkan biaya tambahan lagi untuk proses penyembuhannya. Karena itu, alangkah baiknya mulai dari sekarang ikut dan aktif menjaga kesehatan lingkungan tempat tinggal maupun kesehatan lingkungan di sekitar kita.
 http://kesehatan-indo.blogspot.com/2012/11/kesehatan-lingkungan.html


Kesehatan Lingkungan
Dalam kehidupan sehari-hari, kehidupan kita tidak terlepas dari faktor lingkungan di sekitar tempat kita tinggal, terutama hal yang menyangkut kesehatan lingkungan. Kenapa? Karena tinggi rendahnya kesehatan lingkungan sekitar tempat kita tinggal juga turut andil memberikan pengaruh pada kesehatan diri pribadi dan juga anggota keluarga lainnya. Karena itulah kita sering mendapatkan atau menemukan himbauan dari kampanye-kampanye yang mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kesehata lingkungan.
Bayangkan saja jika kesehatan lingkungan disekitar kita tidak terjaga, berbagai macam hal dapat terjadi dan berbagai macam jenis penyakit juga akan menghampiri kita. Misalkan tidak terjaganya kebersihan lingkungan disekitar kita seperti menumpuknya sampah, tidak lancarnya saluran pembuangan berupa got atau kali, serta kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat dan membedakan temapt untuk MCK (Mandi-Cuci-Kakus). Hal-hal seperti ini tentu saja dapat mengganggu keadaan kesehatan lingkungan.
Terganggunya kondisi kesehatan lingkungan dapat menjadi sumber sarang penyakit, seperti diare, tifus dan berbagai macam penyakit lainnya. Bayangkan saja jika terdapat sampah yang menumpuk, dan area tersebut berada dekat dengan pemukiman tinggalnya warga. Lalat-lalat yang mengerubungi sampah tersebut bukannya tidak mungkin masuk ke dalam rumah, dan hinggap pada makanan yang sedang tersaji. Tentu saja hewan ini membawa bibit penyakit, yang kelak akan membawa dampak buruk pada kesehatan kita dan anggota keluarga lainnya. Seringkali kita membaca berita terdapat satu daerah yang diserang oleh penyakit endemik dan hampir keseluruhan masyarakatnya terkena jenis penyakit yang sama. Hal ini adalah salah satu contoh akibat yang ditimbulkan dari tidak terjaganya kesehatan lingkungan sekitar dengan baik.
Pada dasarnya, proses dan cara untuk menjaga kesehatan lingkungan di sekitar kita bukanlah suatu hal yang sulit dan membutuhkan biaya yang mahal dan besar. Menjaga kesehatan lingkung sekitar bisa dimulai dari hal yang paling kecil dan paling mudah. Misalkan, menerapkan kepada diri sendiri untuk menjaga kebersihan diri pribadi, seperti patuh untuk membuang sampah pada tempatnya. Terkadang rasa malas memang menyerang diri kita sendiri, terutama ketika kita mengkonsumsi suatu makanan dan letak tempat pembuangan sampah cukup jauh. Seringkali kita kalah oleh rasa malas itu dan memutuskan untuk membuang begitu saja sampah dari makanan yang dikonsumsi. Hal ini tentu saja menjadi pengganggu dalam usaha menjaga kesehatan lingkungan.

Cara lain seperti rutin membersihkan lingkungan disekitar rumah, mulai membersihkan saluran pembuangan/got di sekitar rumah. Hal ini bisa dilakukan seperti membersihkan got dari sampah-sampah yang menghalangi aliran air pembuangan. Karena jika aliran air tidak lancar, maka akan menimbulkan genangan, yang dapat menjadi sarang bagi nyamuk untuk berkembang biak. Hal ini juga berlaku untuk barang-barang yang tidak terpakai, seperti panic bekas, ember bekas atau barang-barang lain yang dapat menampung air. Kita bisa mengubur barang-barang ini, mengubah fungsinya untuk keperluan lain atau menjualnya kepada tukang rombeng. Usaha-usaha skala kecil ini dapat turut membantu usaha menjaga kesehatan lingkungan.
Jika kita sudah mampu menjaga kesehatan lingkungan sekitar kita dari skala yang kecil, maka otomatis untuk menjaga kesehatan lingkungan dalam skala yang lebih besar dapat dengan mudah dilaksanakan. Kesadaran untuk menjaga kesehatan lingkungan secara ototmatis juga akan timbul dan tertanam kuat di dalam diri kita pribadi. Mengajarkan kepada anak agar turut serta menjaga kesehatan lingkungan juga dapat menjadi salah satu usaha untuk menajga kesehatan lingkungan. Karena anak adalah sosok yang sangat mudah menyerap suatu ilmu dan informasi, maka mengajarkan mereka untuk ikut andil menjaga lingkungan adalah salah satu cara terbaik.
Itulah kenapa menjaga kesehatan lingkungan adalah hal yang sangat sangat penting untuk dilakukan dan tidak boleh diabaikan begitu saja. Kita tentunya tidak ingin jika kesehatan diri terganggun yang dpaat berujung kepada terganggunya aktivitas sehari-hari. Belum lagi jika terkena penyakit yang parah dan akhirnya membutuhkan pengobatan di rumah sakit, tentu saja kita harus mengeluarkan biaya tambahan lagi untuk proses penyembuhannya. Karena itu, alangkah baiknya mulai dari sekarang ikut dan aktif menjaga kesehatan lingkungan tempat tinggal maupun kesehatan lingkungan di sekitar kita.
 http://kesehatan-indo.blogspot.com/2012/11/kesehatan-lingkungan.html

Pengertian Lingkungan Hidup

Apakah yang dimaksud dengan lingkungan hidup?
Pengertian Lingkungan Hidup
Lingkungan hidup merupakan sebuah studi tentang interaksi antara fisik, kimia, biologi, komponen alam, termasuk reaksi terhadap semua jenis organisme, dan bagaimana pengaruh manusia terhadap lingkungan tersebut. Lingkungan adalah segala sesuatu yang dapat mempengaruhi segala organisme. Manusia memiliki pengaruh terbanyak dalam lingkungan. Dari sudut pandang manusia, hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan melibatkan berbagai argumentasi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, ilmu alam, kesehatan, hukum, politik, ruang lingkup pekerjaan, seni, etika, dan juga ekonomi. Lingkungan hidup biasanya diartikan sebagai kondisi di lingkungan sekitar yang dapat mempengaruhi manusia serta organisme lainnya.
Lingkungan memiliki sub bidang dan pemahaman yang luas dalam segi sosial, politik, dan juga ilmiah. Sebuah pemikiran yang didukung dari sudut pandang ilmiah atau ekonomi, belum tentu memiliki kesamaan dari bidang politik, atau bahkan sebaliknya. Umumnya, pihak dari sub bidang yang berbeda ini membuat argumentasi tersendiri dengan mengambil dari sudut pandang masing-masing, atau terkadang mencari sebuah kesamaan sudut pandang dari ketiga sub bidang ini.
Evolusi Bumi
Bumi yang menjadi tempat tinggal manusia dan berbagai jenis organisme lainnya, memiliki pelindung atmosfer yang tidak dapat dilewati oleh manusia, kecuali dengan peralatan yang sangat khusus. Menurut para ahli, kehidupan dibumi kemungkinan dimulai sekitar 4 miliar tahun yang lalu, atau disebut sebagai zaman purba. Manusia dan hewan mencoba untuk bertahan hidup dengan saling bermusuhan, saling adu kekuatan dalam lingkungan yang kompetitif. Kelompok besar adalah mereka yang pada awalnya merupakan sekelompok kecil, yang dapat bertahan hidup dengan melewati berbagai rintangan untuk memperoleh makanan sehari-hari, selamat dari serangan hewan predator, dan kuat terhadap perubahan cuaca, alam dan juga kebal terhadap suatu penyakit.
Manusia purba hidup dalam kelompok-kelompok kecil untuk mencari makanan dengan berburu dan memancing. Namun ketika paradigma baru dikembangkan, kelangsungan hidup mereka kemudian mulai bergeser. Dengan berjalannya waktu, berbagai organisme dalam biosfer dapat membentuk sebuah hubungan yang satu dengan yang lainnya, yang semakin dinamis. Hubungan ini membantu organisme untuk hidup berkembang, mengikuti perubahan lingkungan, dan menjelajah keaneka-ragaman di bumi.
Berdasarkan ilmu pengetahuan ilmiah yang ada pada saat ini, diperkirakan bahwa hanya ada sekitar beberapa juta orang di Bumi sampai 10.000 tahun yang lalu, disaat pertanian domestik dapat memberikan sumber daya makanan yang aman, dan tempat tinggal yang nyaman. Hasil survey menunjukkan, bahwa populasi manusia dapat meningkat tinggi dengan munculnya berbagai macam produksi pangan.
Etika Lingkungan Hidup
Berbeda dengan masa lampau, sekarang ini ada banyak perbedaan sikap untuk bagaimana menghargai dan berinteraksi dengan lingkungan. Sebagian besar hal ini mencangkup etika pengembangn, pelestarian dan konservasi.
- Etika Pengembangan
Etika pengembangan mengacu pada individu, dimana manusia menguasai alam, dengan bumi sebagai sumber dayanya.
- Etika Pelestarian
Etika pelestarian memiliki pemahaman mengenai betapa pentingnya alam, dan menghargai hal-hal yang berkaitan dengan ilmiah. Saling menghormati menjadi hak semua makhluk hidup, tidak peduli terhadap kecenderungan sosial maupun ekonomi.
- Etika Konservasi
Etika konservasi cenderung terkait dengan keseimbangan penggunaan sumber daya dan juga ketersediaan sumber daya yang ada. Tujuan dari etika konservasi adalah manusia dapat hidup bersama dengan kualitas hidup yang baik, dengan cara mendukung seluruh kehidupan yang ada, serta melindungi bumi.
Konsep Ekologi
Ilmu lingkungan dikembangkan dari ekologi. Sudi ekologi mengamati tentang bagaimana cara organisme berinteraksi satu sama lani dalam kehidupan mereka. Interaksi ini melibatkan materi dan energi. Makhluk hidup membutuhkan aliran energi dan materi yang konstan untuk menjamin kelangsungan hidup mereka. Jika aliran energi dan materi berhenti, maka organisme pun akan mati. Ekologi berkaitan dengan cara-cara dimana organisme dibentuk oleh lingkungan, bagaimana suatu daerah dapat diubah oleh kehadiran dan aktifitas organisme, juga bagaimana cara mereka menggunakan lingkungannya.
Ilmu pengetahuan tentang lingkungan hidup menemukan sebuah konsistensi melalui berbagai hasil pengamatan dan penelitian. Seiring waktu berjalan, para ilmuwan juga telah menemukan banyak metode untuk membantu menemukan jawaban yang benar untuk berbagai pertanyaan yang muncul mengenai perkembangan pengetahuan tentang lingkungan hidup. Meskipun berbagai bidang ilmu melakukan studi dan memandang dengan ide berbeda terhadap pengamatan alam, namun sebuah metode pendekatan ilmiah adalah pendekatan yang lebih terorganisasi untuk pemecahan pertanyaan mengenai lingkungan hidup.
Sumber:
https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ1TsM1mj1TbrxlWKAsUP_GK_OYkFZ2VJBGWeZRMstcAMeoEjQz
Apakah yang dimaksud dengan lingkungan hidup?
Pengertian Lingkungan Hidup
Lingkungan hidup merupakan sebuah studi tentang interaksi antara fisik, kimia, biologi, komponen alam, termasuk reaksi terhadap semua jenis organisme, dan bagaimana pengaruh manusia terhadap lingkungan tersebut. Lingkungan adalah segala sesuatu yang dapat mempengaruhi segala organisme. Manusia memiliki pengaruh terbanyak dalam lingkungan. Dari sudut pandang manusia, hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan melibatkan berbagai argumentasi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, ilmu alam, kesehatan, hukum, politik, ruang lingkup pekerjaan, seni, etika, dan juga ekonomi. Lingkungan hidup biasanya diartikan sebagai kondisi di lingkungan sekitar yang dapat mempengaruhi manusia serta organisme lainnya.
Lingkungan memiliki sub bidang dan pemahaman yang luas dalam segi sosial, politik, dan juga ilmiah. Sebuah pemikiran yang didukung dari sudut pandang ilmiah atau ekonomi, belum tentu memiliki kesamaan dari bidang politik, atau bahkan sebaliknya. Umumnya, pihak dari sub bidang yang berbeda ini membuat argumentasi tersendiri dengan mengambil dari sudut pandang masing-masing, atau terkadang mencari sebuah kesamaan sudut pandang dari ketiga sub bidang ini.
Evolusi Bumi
Bumi yang menjadi tempat tinggal manusia dan berbagai jenis organisme lainnya, memiliki pelindung atmosfer yang tidak dapat dilewati oleh manusia, kecuali dengan peralatan yang sangat khusus. Menurut para ahli, kehidupan dibumi kemungkinan dimulai sekitar 4 miliar tahun yang lalu, atau disebut sebagai zaman purba. Manusia dan hewan mencoba untuk bertahan hidup dengan saling bermusuhan, saling adu kekuatan dalam lingkungan yang kompetitif. Kelompok besar adalah mereka yang pada awalnya merupakan sekelompok kecil, yang dapat bertahan hidup dengan melewati berbagai rintangan untuk memperoleh makanan sehari-hari, selamat dari serangan hewan predator, dan kuat terhadap perubahan cuaca, alam dan juga kebal terhadap suatu penyakit.
Manusia purba hidup dalam kelompok-kelompok kecil untuk mencari makanan dengan berburu dan memancing. Namun ketika paradigma baru dikembangkan, kelangsungan hidup mereka kemudian mulai bergeser. Dengan berjalannya waktu, berbagai organisme dalam biosfer dapat membentuk sebuah hubungan yang satu dengan yang lainnya, yang semakin dinamis. Hubungan ini membantu organisme untuk hidup berkembang, mengikuti perubahan lingkungan, dan menjelajah keaneka-ragaman di bumi.
Berdasarkan ilmu pengetahuan ilmiah yang ada pada saat ini, diperkirakan bahwa hanya ada sekitar beberapa juta orang di Bumi sampai 10.000 tahun yang lalu, disaat pertanian domestik dapat memberikan sumber daya makanan yang aman, dan tempat tinggal yang nyaman. Hasil survey menunjukkan, bahwa populasi manusia dapat meningkat tinggi dengan munculnya berbagai macam produksi pangan.
Etika Lingkungan Hidup
Berbeda dengan masa lampau, sekarang ini ada banyak perbedaan sikap untuk bagaimana menghargai dan berinteraksi dengan lingkungan. Sebagian besar hal ini mencangkup etika pengembangn, pelestarian dan konservasi.
- Etika Pengembangan
Etika pengembangan mengacu pada individu, dimana manusia menguasai alam, dengan bumi sebagai sumber dayanya.
- Etika Pelestarian
Etika pelestarian memiliki pemahaman mengenai betapa pentingnya alam, dan menghargai hal-hal yang berkaitan dengan ilmiah. Saling menghormati menjadi hak semua makhluk hidup, tidak peduli terhadap kecenderungan sosial maupun ekonomi.
- Etika Konservasi
Etika konservasi cenderung terkait dengan keseimbangan penggunaan sumber daya dan juga ketersediaan sumber daya yang ada. Tujuan dari etika konservasi adalah manusia dapat hidup bersama dengan kualitas hidup yang baik, dengan cara mendukung seluruh kehidupan yang ada, serta melindungi bumi.
Konsep Ekologi
Ilmu lingkungan dikembangkan dari ekologi. Sudi ekologi mengamati tentang bagaimana cara organisme berinteraksi satu sama lani dalam kehidupan mereka. Interaksi ini melibatkan materi dan energi. Makhluk hidup membutuhkan aliran energi dan materi yang konstan untuk menjamin kelangsungan hidup mereka. Jika aliran energi dan materi berhenti, maka organisme pun akan mati. Ekologi berkaitan dengan cara-cara dimana organisme dibentuk oleh lingkungan, bagaimana suatu daerah dapat diubah oleh kehadiran dan aktifitas organisme, juga bagaimana cara mereka menggunakan lingkungannya.
Ilmu pengetahuan tentang lingkungan hidup menemukan sebuah konsistensi melalui berbagai hasil pengamatan dan penelitian. Seiring waktu berjalan, para ilmuwan juga telah menemukan banyak metode untuk membantu menemukan jawaban yang benar untuk berbagai pertanyaan yang muncul mengenai perkembangan pengetahuan tentang lingkungan hidup. Meskipun berbagai bidang ilmu melakukan studi dan memandang dengan ide berbeda terhadap pengamatan alam, namun sebuah metode pendekatan ilmiah adalah pendekatan yang lebih terorganisasi untuk pemecahan pertanyaan mengenai lingkungan hidup.
Sumber:
https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ1TsM1mj1TbrxlWKAsUP_GK_OYkFZ2VJBGWeZRMstcAMeoEjQz

Kakao Panas Kaya Antioksidan & Bergizi


detail berita
Kakao hangat, (Foto: mnn)
BANYAK minuman yang dapat membantu tubuh Anda terus sehat. Salah satunya dengan meluangkan waktu minum kakao panas setiap hari.

Hal ini dikarenakan kakao memiliki kandungan vital bagi kesehatan tubuh seseorang. Sehingga sangat mungkin meminum kakao hangat membantu melindungi Anda dari berbagai penyakit, alhasil rutinitas harian bisa berjalan lancar. Nggak percaya?

Berikut beberapa alasan kakao panas baik untuk kesehatan Anda, sebagaimana dilansir Magforwoman.

Kaya akan kandungan antioksidan


Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa kakao memiliki kandungan antioksidan yang lebih banyak dibandingkan teh hijau, teh hitam, dan anggur merah. Namun, Anda harus mengetahui arti kata “panas” pada kakao panas. Pasalnya saat kakao memanas, banyak kandungan antioksidan yang dihasilkan.

Kaya akan kandungan flavonoid

Cokelat kakao panas juga kaya akan kandungan flavonoid. Di mana kandungan tersebut dapat membantu tubuh manusia memproses nitric oxide, yang pada gilirannya membantu dalam meningkatkan aliran darah, menurunkan tekanan darah tinggi, dan meningkatkan kesehatan jantung Anda. Selain itu, flavonoid ini juga membantu mencegah trombosit dalam darah membentuk suatu gumpalan-gumpalan.

Lebih baik dari cokelat panas


Banyak orang mencampuradukkan antara cokelat panas dan kakao panas. Di mana kakao hangat terbuat dari bubuk kakao mentah, sedangkan cokelat panas terbuat dari hasil gilingan cokelat menjadi bubuk. Cokelat panas memiliki kandungan gula dan kadar lemak yang tinggi dan kurang gizi bila dibandingkan kakao panas.

Bergizi


Banyak peneliti telah memberi label cokelat bubuk kakao sebagai vitamin baru. Hal ini karena kakao memiliki efek positif pada jantung dan sirkulasi darah.
 
Minuman yang menyenangkan


Kakao panas ialah minuman yang dapat dikonsumsi setiap saat. Di mana Anda bisa meminumnya bila sedang lelah dari pekerjaan atau Anda ingin meminum secangkir kakao yang sudah dingin. Semua bisa disesuaikan dengan selera Anda. Selain itu, Anda juga dapat digunakan menambahkan susu agar kakao terasa lebih nikmat. (tty)

detail berita
Kakao hangat, (Foto: mnn)
BANYAK minuman yang dapat membantu tubuh Anda terus sehat. Salah satunya dengan meluangkan waktu minum kakao panas setiap hari.

Hal ini dikarenakan kakao memiliki kandungan vital bagi kesehatan tubuh seseorang. Sehingga sangat mungkin meminum kakao hangat membantu melindungi Anda dari berbagai penyakit, alhasil rutinitas harian bisa berjalan lancar. Nggak percaya?

Berikut beberapa alasan kakao panas baik untuk kesehatan Anda, sebagaimana dilansir Magforwoman.

Kaya akan kandungan antioksidan


Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa kakao memiliki kandungan antioksidan yang lebih banyak dibandingkan teh hijau, teh hitam, dan anggur merah. Namun, Anda harus mengetahui arti kata “panas” pada kakao panas. Pasalnya saat kakao memanas, banyak kandungan antioksidan yang dihasilkan.

Kaya akan kandungan flavonoid

Cokelat kakao panas juga kaya akan kandungan flavonoid. Di mana kandungan tersebut dapat membantu tubuh manusia memproses nitric oxide, yang pada gilirannya membantu dalam meningkatkan aliran darah, menurunkan tekanan darah tinggi, dan meningkatkan kesehatan jantung Anda. Selain itu, flavonoid ini juga membantu mencegah trombosit dalam darah membentuk suatu gumpalan-gumpalan.

Lebih baik dari cokelat panas


Banyak orang mencampuradukkan antara cokelat panas dan kakao panas. Di mana kakao hangat terbuat dari bubuk kakao mentah, sedangkan cokelat panas terbuat dari hasil gilingan cokelat menjadi bubuk. Cokelat panas memiliki kandungan gula dan kadar lemak yang tinggi dan kurang gizi bila dibandingkan kakao panas.

Bergizi


Banyak peneliti telah memberi label cokelat bubuk kakao sebagai vitamin baru. Hal ini karena kakao memiliki efek positif pada jantung dan sirkulasi darah.
 
Minuman yang menyenangkan


Kakao panas ialah minuman yang dapat dikonsumsi setiap saat. Di mana Anda bisa meminumnya bila sedang lelah dari pekerjaan atau Anda ingin meminum secangkir kakao yang sudah dingin. Semua bisa disesuaikan dengan selera Anda. Selain itu, Anda juga dapat digunakan menambahkan susu agar kakao terasa lebih nikmat. (tty)

Sehat dengan Chiropractic


detail berita
Miliki tubuh sehat (Foto: Google)
CHIROPRACTIC berasal dari bahasa Yunani,Cheir dan Practicos yang berarti dilakukan dengan tangan. Sederhana dan tanpa obat-obatan atau operasi.

Chiropractic bermula di Lowa, Amerika Serikat pada 1895. Di negara bagian inilah, Daniel David Palmer melakukan praktik chiropractic untuk pertama kalinya pada seorang petugas kebersihan yang tunarungu bernama Harvey Lillard.

D. D. Palmer dan Harvey sangat terkejut dengan perkembangan kemampuan pendengaran Harvey. Dua tahun kemudian pada 1897, D. D. Palmer membuka sekolah chiropractic bernama Palmer College of Chiropractic di Davenport, Lowa.

Chiropractic adalah metode perawatan kesehatan alami berdasarkan hubungan antara tulang tulang belakang, sistem saraf, dan fungsi tubuh yang optimal. “Kami percaya bahwa tubuh kita diciptakan sangat menakjubkan, dapat mengatur, dan menyembuhkan diri sendiri, meskipun gaya hidup serta cara pengobatan belakangan ini dapat mengganggu kemampuan alami tubuh kita,” jelas JoannaWilson, D.C dari Chirropractic Indonesia.

Menurutnya, otak dan sistem saraf bekerja efektif, tubuh akan bekerja lebih baik, sehingga kesehatan akan optimal. Posisi tulang belakang yang tidak sesuai dan sendi tulang belakang tidak bergerak normal dapat mengakibatkan gangguan pada sistem saraf, serta fungsi jaringan dan organ tidak bekerja maksimal.

“Gangguan ini disebut sebagai  subluksasi tulang belakang. Subluksasi ini dapat terjadi pada bagian mana pun di 24 ruas tulang belakang yang dapat menyebabkan gangguan ringan sampai parah,” bebernya.

Seorang chiropractor sangat ahli dalam menemukan, menganalisa, dan mengoreksi sublukasi tulang belakang dengan melakukan tindakan yang disebut adjustment chiropractic. Perawatan ini dilakukan olehchiropractic dengan mengoreksi posisi tulang belakang yang tidak sesuai sesuai dengan penekanan ke arah yang spesifik.

Seringkali ketika perawatan ini dilakukan, terdengar suara “klik” mirip suara yang sama ketika “mengklikan” jari-jari kita. Suara tersebut sebenernya dihasilkan oleh terlepasnya gas ketika dilakukan penyesuaian tulang belakang yang pada awalnya terperangkap pada persendian tulang belakang dan tertekan oleh proses penyesuaian tersebut tanpa menimbulkan rasa sakit.

“Rasanya sangat menyenangkan. Pemeriksaan dan adjusment-nya cukup singkat, hanya sekitar 5-10 menit untuk satu kali sesi, tetapi hasil dari adjustment ini dapat berlangsung hingga 24 jam,” imbuhnya.

Chiropractor akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh dan meminta klien untuk melakukan pemeriksaan x-ray/rontgen tulang belakang untuk mengonfirmasikan hasil pemeriksaan fisik tersebut.

“Berdasarkan informasi yang terkumpul, chiropractor Anda akan membuat program perawatan rekonstruktif sesuai kondisi tulang belakang Anda guna mendapatkan fungsi yang optimal,” jelasnya.

Beberapa manfaatnya untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh, fleksibilitas, menghilangkan nyeri dan kekakuan, meningkatkan mobilitas, meningkatkan performa tubu, menurunkan tingkat stres, mengurangi dengkuran, pencernaan ebih baik, dan meningkatkan energi.

“Yang dapat diatasi dengan perawatan chiropractic adalah ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disoder) atau gangguan hiperaktivitas pada anak, sakit leher pinggang, punggung alergi, nyeri karena radang sendi, mempercepat perbaikan jaringan, asma, sembelit (susah buang air besar), infeksi telinga, maag, mgrain, sakit saat datang bualan (PMS), perawataan saat kehamilan, impoten, tidak dapat menahan buang air kecil, meningkatkan kestabilan, keseimbangan tubuh, dan lainnya,” jelasnya.

Beberapa pasien merasakan adanya perubahan bahkan setelah mendapatkan adjustment pertama kalinya. Beberapa pasien lainnya membutuhkan waktu sedikit lebih lama, tetapi ada juga yang sudah dapat merasakan adanya perubahan pada keluhan mereka atau fungsi tubuh yang lain setelah mendapatkan adjustment yang keenam. Hasil terbaik dari perawatan chiropractic adalah meningkatnya fungsi tubuh serta manfaat-manfaat yang telah disebutkan di atas.

“Reaksi awal setelah mendapatkan perawatan chiropractic, pasien merasakan tidak nyaman atau nyeri otot. Sama halnya seperti ketika pertama kali Anda melakukan program olah raga di gym. Ini adalah efek yang normal setelah di awal mendapatkan adjustment chiropractic dan berkurang setelah minggu pertama,” tambahnya.

Tentunya terdapat perbedaan yang sangat signifikan dan sangat mendasar antara bagaimana cara, serta pendekatan seorang chiropractor dan seorang dokter medis dalam menangani masalah kesehatan. Di dalam melakukan evaluasi dan penangan pasien, seorang chiropractor melakukan pendekatan yang menyeluruh secara alami.

“Perbedaan utama adalah filosofi. Ibarat filsafat, chiropractic memiliki folosofi yang sangat berbeda dibandingkan dengan pengobatan tradisional. Chiropractic mengadopsi pendekatan kesehatan dan percaya bahwa tubuh memiliki mekanisme untuk menyembuhkan diri sendiri. Chiropractor membantu mengajarkan masyarakat untuk bertanggung jawab dan proaktif terhadap kesehatannya,” ungkapnya.

Semua orang bisa mendapatkan adjustment chiropractic, mulai dari bayi, balita, anak-anak, remaja, ibu hamil, orang yang pernah operasi tulang belakang, dan lansia. Siapa pun yang memiliki tulang belakang seharusnya mendapatkan perawatan chiropractic. Sama halnya seperti setiap orang yang memiliki gigi harus sikat gigi setiap hari dan melakukan pemeriksaan secara rutin oleh dokter gigi.

“Kami percaya bahwa setiap orang berhak memiliki kualitas kesehatan untuk menikmati hidupnya. Dan kami akan membantu Anda untuk meraih kesehatan dan kesempurnaan hidup yang Anda inginkan,” terangnya.
(tty)

detail berita
Miliki tubuh sehat (Foto: Google)
CHIROPRACTIC berasal dari bahasa Yunani,Cheir dan Practicos yang berarti dilakukan dengan tangan. Sederhana dan tanpa obat-obatan atau operasi.

Chiropractic bermula di Lowa, Amerika Serikat pada 1895. Di negara bagian inilah, Daniel David Palmer melakukan praktik chiropractic untuk pertama kalinya pada seorang petugas kebersihan yang tunarungu bernama Harvey Lillard.

D. D. Palmer dan Harvey sangat terkejut dengan perkembangan kemampuan pendengaran Harvey. Dua tahun kemudian pada 1897, D. D. Palmer membuka sekolah chiropractic bernama Palmer College of Chiropractic di Davenport, Lowa.

Chiropractic adalah metode perawatan kesehatan alami berdasarkan hubungan antara tulang tulang belakang, sistem saraf, dan fungsi tubuh yang optimal. “Kami percaya bahwa tubuh kita diciptakan sangat menakjubkan, dapat mengatur, dan menyembuhkan diri sendiri, meskipun gaya hidup serta cara pengobatan belakangan ini dapat mengganggu kemampuan alami tubuh kita,” jelas JoannaWilson, D.C dari Chirropractic Indonesia.

Menurutnya, otak dan sistem saraf bekerja efektif, tubuh akan bekerja lebih baik, sehingga kesehatan akan optimal. Posisi tulang belakang yang tidak sesuai dan sendi tulang belakang tidak bergerak normal dapat mengakibatkan gangguan pada sistem saraf, serta fungsi jaringan dan organ tidak bekerja maksimal.

“Gangguan ini disebut sebagai  subluksasi tulang belakang. Subluksasi ini dapat terjadi pada bagian mana pun di 24 ruas tulang belakang yang dapat menyebabkan gangguan ringan sampai parah,” bebernya.

Seorang chiropractor sangat ahli dalam menemukan, menganalisa, dan mengoreksi sublukasi tulang belakang dengan melakukan tindakan yang disebut adjustment chiropractic. Perawatan ini dilakukan olehchiropractic dengan mengoreksi posisi tulang belakang yang tidak sesuai sesuai dengan penekanan ke arah yang spesifik.

Seringkali ketika perawatan ini dilakukan, terdengar suara “klik” mirip suara yang sama ketika “mengklikan” jari-jari kita. Suara tersebut sebenernya dihasilkan oleh terlepasnya gas ketika dilakukan penyesuaian tulang belakang yang pada awalnya terperangkap pada persendian tulang belakang dan tertekan oleh proses penyesuaian tersebut tanpa menimbulkan rasa sakit.

“Rasanya sangat menyenangkan. Pemeriksaan dan adjusment-nya cukup singkat, hanya sekitar 5-10 menit untuk satu kali sesi, tetapi hasil dari adjustment ini dapat berlangsung hingga 24 jam,” imbuhnya.

Chiropractor akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh dan meminta klien untuk melakukan pemeriksaan x-ray/rontgen tulang belakang untuk mengonfirmasikan hasil pemeriksaan fisik tersebut.

“Berdasarkan informasi yang terkumpul, chiropractor Anda akan membuat program perawatan rekonstruktif sesuai kondisi tulang belakang Anda guna mendapatkan fungsi yang optimal,” jelasnya.

Beberapa manfaatnya untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh, fleksibilitas, menghilangkan nyeri dan kekakuan, meningkatkan mobilitas, meningkatkan performa tubu, menurunkan tingkat stres, mengurangi dengkuran, pencernaan ebih baik, dan meningkatkan energi.

“Yang dapat diatasi dengan perawatan chiropractic adalah ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disoder) atau gangguan hiperaktivitas pada anak, sakit leher pinggang, punggung alergi, nyeri karena radang sendi, mempercepat perbaikan jaringan, asma, sembelit (susah buang air besar), infeksi telinga, maag, mgrain, sakit saat datang bualan (PMS), perawataan saat kehamilan, impoten, tidak dapat menahan buang air kecil, meningkatkan kestabilan, keseimbangan tubuh, dan lainnya,” jelasnya.

Beberapa pasien merasakan adanya perubahan bahkan setelah mendapatkan adjustment pertama kalinya. Beberapa pasien lainnya membutuhkan waktu sedikit lebih lama, tetapi ada juga yang sudah dapat merasakan adanya perubahan pada keluhan mereka atau fungsi tubuh yang lain setelah mendapatkan adjustment yang keenam. Hasil terbaik dari perawatan chiropractic adalah meningkatnya fungsi tubuh serta manfaat-manfaat yang telah disebutkan di atas.

“Reaksi awal setelah mendapatkan perawatan chiropractic, pasien merasakan tidak nyaman atau nyeri otot. Sama halnya seperti ketika pertama kali Anda melakukan program olah raga di gym. Ini adalah efek yang normal setelah di awal mendapatkan adjustment chiropractic dan berkurang setelah minggu pertama,” tambahnya.

Tentunya terdapat perbedaan yang sangat signifikan dan sangat mendasar antara bagaimana cara, serta pendekatan seorang chiropractor dan seorang dokter medis dalam menangani masalah kesehatan. Di dalam melakukan evaluasi dan penangan pasien, seorang chiropractor melakukan pendekatan yang menyeluruh secara alami.

“Perbedaan utama adalah filosofi. Ibarat filsafat, chiropractic memiliki folosofi yang sangat berbeda dibandingkan dengan pengobatan tradisional. Chiropractic mengadopsi pendekatan kesehatan dan percaya bahwa tubuh memiliki mekanisme untuk menyembuhkan diri sendiri. Chiropractor membantu mengajarkan masyarakat untuk bertanggung jawab dan proaktif terhadap kesehatannya,” ungkapnya.

Semua orang bisa mendapatkan adjustment chiropractic, mulai dari bayi, balita, anak-anak, remaja, ibu hamil, orang yang pernah operasi tulang belakang, dan lansia. Siapa pun yang memiliki tulang belakang seharusnya mendapatkan perawatan chiropractic. Sama halnya seperti setiap orang yang memiliki gigi harus sikat gigi setiap hari dan melakukan pemeriksaan secara rutin oleh dokter gigi.

“Kami percaya bahwa setiap orang berhak memiliki kualitas kesehatan untuk menikmati hidupnya. Dan kami akan membantu Anda untuk meraih kesehatan dan kesempurnaan hidup yang Anda inginkan,” terangnya.
(tty)

Si Hijau Pengikis Lemak


detail berita
Kangkung (Foto: Google)
(Sumber : okezone.com) ADA beberapa makanan yang dapat menghentikan perkembangan sel-sel lemak dalam tubuh Anda. Makanan ini tentu baik bagi Anda pelaku diet yang ingin lemak dalam tubuh cepat susut.

Anda mungkin pernah mendengar bahwa ada makanan superfood (makanan bergizi tinggi) yang baik untuk kebutuhan tubuh, tapi ternyata mereka memiliki senyawa khusus yang dapat mengecilkan sel-sel lemak dalam tubuh. Nah, bila Anda rutin mengonsumsinya, memiliki tubuh ideal pun jadi lebih mudah terwujud.

Kandungan-kandungan tersebut biasanya terdapat pada makanan-makanan yang bisa Anda konsumsi sehari-hari. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, ulasan berikut membantu Anda, seperti dilansir Foxnews.

Antosianin
Kandungan antosianin yang sangat tinggi dapat Anda temukan pada makanan seperti kangkung, kacang hitam, raspberry, blueberry, kol merah dan bawang merah, yang bermanfaat untuk segala penyakit degenerasi otak dan kesehatan jantung. Dalam sebuah hasil penelitian "tikus  yang diobati antosianin menunjukkan penurunan 24% berat badannya" dibandingkan dengan mereka yang tak diberikan dosis. Dari sana ditemukan bahwa antosianin dari kulit kacang hitam dapat memberikan dorongan pertempuran lemak dalam tubuh saat seseorang mengonsumsi makanan ini.

Untuk mendapatkan dosis tertinggi guna mengecilkan lemak, kangkung adalah salah satu urutan makanan teratas yang bisa dikonsumsi. Hal ini dikarenakan kangkung memiliki kandungan yang kaya akan serat, berdaun hijau yang dikenal memiliki senyawa pelawan kanker. Sementara untuk mendapatkan kenikmatan tertinggi dalam mengonsumsi makanan ini, Anda bisa memasukan bahan ini ke dalam masakan favorit Anda.

Kurkumin pada kunyit
Kunyit sudah dikenal di seluruh dunia kesehatan sebagai obat penyembuhan yang mujarab. Anda mungkin telah mencicipinya, dimana kunyit ini termasuk dalam salah satu bumbu dari makanan kari. Tapi tahukah Anda bahwa penelitian menunjukkan, kurkumin juga dapat menghambat pertumbuhan sel-sel lemak? Ya, penelitian ini menunjukkan bahwa kurkumin dapat mengurangi jaringan lemak dalam tubuh. Tak hanya sebatas itu, kurkumin juga membantu menurunkan  glukosa darah, trigliserida, asam lemak, kolesterol dan kadar lemak dalam jantung Anda. (ind)

detail berita
Kangkung (Foto: Google)
(Sumber : okezone.com) ADA beberapa makanan yang dapat menghentikan perkembangan sel-sel lemak dalam tubuh Anda. Makanan ini tentu baik bagi Anda pelaku diet yang ingin lemak dalam tubuh cepat susut.

Anda mungkin pernah mendengar bahwa ada makanan superfood (makanan bergizi tinggi) yang baik untuk kebutuhan tubuh, tapi ternyata mereka memiliki senyawa khusus yang dapat mengecilkan sel-sel lemak dalam tubuh. Nah, bila Anda rutin mengonsumsinya, memiliki tubuh ideal pun jadi lebih mudah terwujud.

Kandungan-kandungan tersebut biasanya terdapat pada makanan-makanan yang bisa Anda konsumsi sehari-hari. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, ulasan berikut membantu Anda, seperti dilansir Foxnews.

Antosianin
Kandungan antosianin yang sangat tinggi dapat Anda temukan pada makanan seperti kangkung, kacang hitam, raspberry, blueberry, kol merah dan bawang merah, yang bermanfaat untuk segala penyakit degenerasi otak dan kesehatan jantung. Dalam sebuah hasil penelitian "tikus  yang diobati antosianin menunjukkan penurunan 24% berat badannya" dibandingkan dengan mereka yang tak diberikan dosis. Dari sana ditemukan bahwa antosianin dari kulit kacang hitam dapat memberikan dorongan pertempuran lemak dalam tubuh saat seseorang mengonsumsi makanan ini.

Untuk mendapatkan dosis tertinggi guna mengecilkan lemak, kangkung adalah salah satu urutan makanan teratas yang bisa dikonsumsi. Hal ini dikarenakan kangkung memiliki kandungan yang kaya akan serat, berdaun hijau yang dikenal memiliki senyawa pelawan kanker. Sementara untuk mendapatkan kenikmatan tertinggi dalam mengonsumsi makanan ini, Anda bisa memasukan bahan ini ke dalam masakan favorit Anda.

Kurkumin pada kunyit
Kunyit sudah dikenal di seluruh dunia kesehatan sebagai obat penyembuhan yang mujarab. Anda mungkin telah mencicipinya, dimana kunyit ini termasuk dalam salah satu bumbu dari makanan kari. Tapi tahukah Anda bahwa penelitian menunjukkan, kurkumin juga dapat menghambat pertumbuhan sel-sel lemak? Ya, penelitian ini menunjukkan bahwa kurkumin dapat mengurangi jaringan lemak dalam tubuh. Tak hanya sebatas itu, kurkumin juga membantu menurunkan  glukosa darah, trigliserida, asam lemak, kolesterol dan kadar lemak dalam jantung Anda. (ind)

Diet Gagal Gara-Gara Asupan Berikut


detail berita
Hindari makanan beku (Foto: Google)
(Sumber : okezone.com) DIET mati-matian yang dilakukan tentu tak ingin gagal total hanya karena kesalahan asupan. Karenanya, penting untuk menyeleksi makanan agar diet berjalan lancar.

Kesuksesan diet tidak semata-mata dari disiplin Anda mengatur pola makan dan aktivitas fisik. Di luar itu, Anda pun perlu memerhatikan makanan yang diasup setiap harinya. Berikut pantangan makanan yang perlu dihindari, seperti dilansir Magforwomen.

Alkohol

Penelitian telah menunjukan seseorang yang rutin mengonsumsi alkohol, dapat membuat berat badannya meningkat.

Makanan yang menggunakan bahan mayones
Hindari makanan yang mengandung mayones bila Anda sedang menjalani diet. Hal ini karena kandungan dari mayones full lemak dan juga kalori. Tentu ini tak baik untuk tujuan diet Anda.

Makanan beku
Hindari untuk mengonsumsi makanan beku seperi es krim dan makanan beku yang tampak menggoda. Pasalnya semua makanan ini memiliki kalori yang sangat tinggi, hingga akan mengganggu target penurunan berat badan yang Anda canangkan. (ind) (tty)

detail berita
Hindari makanan beku (Foto: Google)
(Sumber : okezone.com) DIET mati-matian yang dilakukan tentu tak ingin gagal total hanya karena kesalahan asupan. Karenanya, penting untuk menyeleksi makanan agar diet berjalan lancar.

Kesuksesan diet tidak semata-mata dari disiplin Anda mengatur pola makan dan aktivitas fisik. Di luar itu, Anda pun perlu memerhatikan makanan yang diasup setiap harinya. Berikut pantangan makanan yang perlu dihindari, seperti dilansir Magforwomen.

Alkohol

Penelitian telah menunjukan seseorang yang rutin mengonsumsi alkohol, dapat membuat berat badannya meningkat.

Makanan yang menggunakan bahan mayones
Hindari makanan yang mengandung mayones bila Anda sedang menjalani diet. Hal ini karena kandungan dari mayones full lemak dan juga kalori. Tentu ini tak baik untuk tujuan diet Anda.

Makanan beku
Hindari untuk mengonsumsi makanan beku seperi es krim dan makanan beku yang tampak menggoda. Pasalnya semua makanan ini memiliki kalori yang sangat tinggi, hingga akan mengganggu target penurunan berat badan yang Anda canangkan. (ind) (tty)

Pendapatan Per Kapita

Pendapatan Per Kapita (Income Per Capita/IPC)

1. Pengertian Pendapatan Per Kapita

Pendapatan per kapita adalah jumlah (nilai) barang dan jasa rata-rata yang tersedia bagi setiap penduduk suatu negara pada suatu periode tertentu.

Pendapatan per kapita dapat digunakan untuk membandingkan kesejahteraan atau standar hidup suatu negara dari tahun ke tahun. Dengan melakukan perbandingan seperti itu, kita dapat mengamati apakah kesejahteraan masyarakat pada suatu negara secara rata-rata telah meningkat. Pendapatan per kapita yang meningkat merupakan salah satu tanda bahwa rata-rata kesejahteraan penduduk telah meningkat. Pendapatan per kapita menunjukkan pula apakah pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah telah berhasil, berapa besar keberhasilan tersebut, dan akibat apa yang timbul oleh peningkatan tersebut.

2. Hubungan Pendapatan Nasional, Jumlah Penduduk, dan Pendapatan Per Kapita

Pendapatan per kapita diperoleh dari pendapatan nasional pada tahun tertentu dibagi jumlah penduduk suatu negara pada tahun tersebut. Pendapatan nasional dapat dilihat dari beberapa pendekatan.

Konsep pendapatan nasional yang bisa dipakai dalam menghitung pendapatan per kapita oleh pemerintah suatu negara umumnya adalah Produk Domestik Bruto (PDB) atau Produk Nasional Bruto (PNB). Dengan demikian, pendapatan per kapita dapat dihitung dengan menggunakan salah satu rumus berikut.
Dimana :
IPCn       = Income Per Capita (Pendapatan Per kapita) tahun n
GNPn    = Gross National Product (Produk Nasional Bruto) tahun 
                   n
Pn           = Population (Jumlah Penduduk) tahun n

Sumber :
Eko, Yuli. 2009. Ekonomi  1 : Untuk SMA dan MA Kelas  X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
Mulyati, sri Nur dan Mahfudz, Agus dan Permana, Leni. 2009. Ekonomi 1 : Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.

Pendapatan Per Kapita (Income Per Capita/IPC)

1. Pengertian Pendapatan Per Kapita

Pendapatan per kapita adalah jumlah (nilai) barang dan jasa rata-rata yang tersedia bagi setiap penduduk suatu negara pada suatu periode tertentu.

Pendapatan per kapita dapat digunakan untuk membandingkan kesejahteraan atau standar hidup suatu negara dari tahun ke tahun. Dengan melakukan perbandingan seperti itu, kita dapat mengamati apakah kesejahteraan masyarakat pada suatu negara secara rata-rata telah meningkat. Pendapatan per kapita yang meningkat merupakan salah satu tanda bahwa rata-rata kesejahteraan penduduk telah meningkat. Pendapatan per kapita menunjukkan pula apakah pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah telah berhasil, berapa besar keberhasilan tersebut, dan akibat apa yang timbul oleh peningkatan tersebut.

2. Hubungan Pendapatan Nasional, Jumlah Penduduk, dan Pendapatan Per Kapita

Pendapatan per kapita diperoleh dari pendapatan nasional pada tahun tertentu dibagi jumlah penduduk suatu negara pada tahun tersebut. Pendapatan nasional dapat dilihat dari beberapa pendekatan.

Konsep pendapatan nasional yang bisa dipakai dalam menghitung pendapatan per kapita oleh pemerintah suatu negara umumnya adalah Produk Domestik Bruto (PDB) atau Produk Nasional Bruto (PNB). Dengan demikian, pendapatan per kapita dapat dihitung dengan menggunakan salah satu rumus berikut.
Dimana :
IPCn       = Income Per Capita (Pendapatan Per kapita) tahun n
GNPn    = Gross National Product (Produk Nasional Bruto) tahun 
                   n
Pn           = Population (Jumlah Penduduk) tahun n

Sumber :
Eko, Yuli. 2009. Ekonomi  1 : Untuk SMA dan MA Kelas  X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
Mulyati, sri Nur dan Mahfudz, Agus dan Permana, Leni. 2009. Ekonomi 1 : Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.

Distribusi Pendapatan

Indikator Ketimpangan Distribusi Pendapatan

Ada beberapa indikator untuk mengukur tingkat ketimpangan distribusi pendapatan. Berikut beberapa contohnya.


1. Koefisien Gini (Gini Ratio)

Koefisien Gini biasanya diperlihatkan oleh kurva yang disebut Kurva Lorenz, seperti yang diperlihatkan kurva di bawah ini.

Dalam Kurva Lorenz, Garis Diagonal OE merupakan garis kemerataan sempurna karena setiap titik pada garis tersebut menunjukkan persentase penduduk yang sama dengan persentase penerimaan pendapatan. Koefisien Gini adalah perbandingan antara luas bidang A dan ruas segitiga OPE.

Semakin jauh jarak garis Kurva Lorenz dari garis kemerataan sempurna, semakin tinggi tingkat ketidakmerataannya, dan sebaliknya. Pada kasus ekstrim, jika pendapatan didistribusikan secara merata, semua titik akan terletak pada garis diagonal dan daerah A akan bernilai nol. Sebaliknya pada ekstrem lain, bila hanya satu pihak saja yang menerima seluruh pendapatan, luas A akan sama dengan luas segitiga sehingga angka koefisien Gininya adalah satu (1). Jadi suatu distribusi pendapatan makin merata jika nilai koefisien Gini mendekati nol (0). Sebaliknya, suatu distribusi pendapatan dikatakan makin tidak merata jika nilai koefisien Gininya mendekati satu.

Tabel berikut ini memperlihatkan patokan yang mengatagorikan ketimpangan distribusi berdasarkan nilai koefisien Gini.

Nilai Koefisien Gini
Distribusi Pendapatan
.... < 0,4
Tingkat ketimpangan rendah
0,4 < 0,5
Tingkat ketimpangan sedang
.... > 0,5
Tingkat ketimpangan tinggi

 2. Menurut Bank Dunia

Bank Dunia mengukur ketimpangan distribusi pendapatan suatu negara dengan melihat besarnya kontribusi 40% penduduk termiskin. Kriterianya dapat dilihat pada tabel berikut.

Distribusi Pendapatan
Tingkat Ketimpangan
Kelompok 40% termiskin pengeluarannya
< 12% dari keseluruhan pengeluaran
Tinggi
Kelompok 40% termiskin pengeluarannya
12%–17% dari keseluruhan pengeluaran
Sedang
Kelompok 40% termiskin pengeluarannya
> 17%  dari keseluruhan pengeluaran
Rendah

Sumber :
Eko, Yuli. 2009. Ekonomi  1 : Untuk SMA dan MA Kelas  X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
Mulyati, sri Nur dan Mahfudz, Agus dan Permana, Leni. 2009. Ekonomi 1 : Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.

Indikator Ketimpangan Distribusi Pendapatan

Ada beberapa indikator untuk mengukur tingkat ketimpangan distribusi pendapatan. Berikut beberapa contohnya.


1. Koefisien Gini (Gini Ratio)

Koefisien Gini biasanya diperlihatkan oleh kurva yang disebut Kurva Lorenz, seperti yang diperlihatkan kurva di bawah ini.

Dalam Kurva Lorenz, Garis Diagonal OE merupakan garis kemerataan sempurna karena setiap titik pada garis tersebut menunjukkan persentase penduduk yang sama dengan persentase penerimaan pendapatan. Koefisien Gini adalah perbandingan antara luas bidang A dan ruas segitiga OPE.

Semakin jauh jarak garis Kurva Lorenz dari garis kemerataan sempurna, semakin tinggi tingkat ketidakmerataannya, dan sebaliknya. Pada kasus ekstrim, jika pendapatan didistribusikan secara merata, semua titik akan terletak pada garis diagonal dan daerah A akan bernilai nol. Sebaliknya pada ekstrem lain, bila hanya satu pihak saja yang menerima seluruh pendapatan, luas A akan sama dengan luas segitiga sehingga angka koefisien Gininya adalah satu (1). Jadi suatu distribusi pendapatan makin merata jika nilai koefisien Gini mendekati nol (0). Sebaliknya, suatu distribusi pendapatan dikatakan makin tidak merata jika nilai koefisien Gininya mendekati satu.

Tabel berikut ini memperlihatkan patokan yang mengatagorikan ketimpangan distribusi berdasarkan nilai koefisien Gini.

Nilai Koefisien Gini
Distribusi Pendapatan
.... < 0,4
Tingkat ketimpangan rendah
0,4 < 0,5
Tingkat ketimpangan sedang
.... > 0,5
Tingkat ketimpangan tinggi

 2. Menurut Bank Dunia

Bank Dunia mengukur ketimpangan distribusi pendapatan suatu negara dengan melihat besarnya kontribusi 40% penduduk termiskin. Kriterianya dapat dilihat pada tabel berikut.

Distribusi Pendapatan
Tingkat Ketimpangan
Kelompok 40% termiskin pengeluarannya
< 12% dari keseluruhan pengeluaran
Tinggi
Kelompok 40% termiskin pengeluarannya
12%–17% dari keseluruhan pengeluaran
Sedang
Kelompok 40% termiskin pengeluarannya
> 17%  dari keseluruhan pengeluaran
Rendah

Sumber :
Eko, Yuli. 2009. Ekonomi  1 : Untuk SMA dan MA Kelas  X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
Mulyati, sri Nur dan Mahfudz, Agus dan Permana, Leni. 2009. Ekonomi 1 : Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.

Dampak Inflasi

Dampak Inflasi



Secara umum, inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif, tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung, dan mengadakan investasi.

Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi) keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu, orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat, para penerima pendapatan tetap, seperti pegawai negeri atau karyawan swasta, serta kaum buruh akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.

a. Bagi pemilik pendapatan tetap dan tidak tetap

Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, di tahun 2003 atau tiga belas tahun kemudian, daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Artinya, uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sebaliknya, orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan, seperti pengusaha, tidak dirugikan dengan adanya inflasi. Begitu juga dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi.

b. Bagi para penabung
Inflasi menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Memang tabungan menghasilkan bunga, tetapi jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap menurun. Jika orang tidak menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang karena untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat.

c. Bagi debitur dan kreditur

Bagi orang yang meminjam uang kepada bank (debitur), inflasi menguntungkan karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.

d. Bagi produsen

Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan Jika pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Jika hal ini terjadi, produsen terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, jika inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen dapat menghentikan produksinya untuk sementara waktu, bahkan jika tidak sanggup mengikuti laju inflasi, dapat gulung tikar (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).

e. Bagi perekonomian nasional
1. Investasi berkurang.
2. Mendorong tingkat bunga.
3. Mendorong penanam modal yang bersifat spekulatif.
4. Menimbulkan kegagalan pelaksanaan pembangunan.
5. Menimbulkan ketidakpastian keadaan ekonomi pada masa yang akan datang.
6. Menyebabkan daya saing produk nasional berkurang.
7. Menimbulkan defisit neraca pembayaran.
8. Merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber :
Eko, Yuli. 2009. Ekonomi  1 : Untuk SMA dan MA Kelas  X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
Mulyati, sri Nur dan Mahfudz, Agus dan Permana, Leni. 2009. Ekonomi 1 : Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.

Dampak Inflasi



Secara umum, inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif, tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung, dan mengadakan investasi.

Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi) keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu, orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat, para penerima pendapatan tetap, seperti pegawai negeri atau karyawan swasta, serta kaum buruh akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.

a. Bagi pemilik pendapatan tetap dan tidak tetap

Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, di tahun 2003 atau tiga belas tahun kemudian, daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Artinya, uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sebaliknya, orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan, seperti pengusaha, tidak dirugikan dengan adanya inflasi. Begitu juga dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi.

b. Bagi para penabung
Inflasi menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Memang tabungan menghasilkan bunga, tetapi jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap menurun. Jika orang tidak menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang karena untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat.

c. Bagi debitur dan kreditur

Bagi orang yang meminjam uang kepada bank (debitur), inflasi menguntungkan karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.

d. Bagi produsen

Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan Jika pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Jika hal ini terjadi, produsen terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, jika inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen dapat menghentikan produksinya untuk sementara waktu, bahkan jika tidak sanggup mengikuti laju inflasi, dapat gulung tikar (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).

e. Bagi perekonomian nasional
1. Investasi berkurang.
2. Mendorong tingkat bunga.
3. Mendorong penanam modal yang bersifat spekulatif.
4. Menimbulkan kegagalan pelaksanaan pembangunan.
5. Menimbulkan ketidakpastian keadaan ekonomi pada masa yang akan datang.
6. Menyebabkan daya saing produk nasional berkurang.
7. Menimbulkan defisit neraca pembayaran.
8. Merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber :
Eko, Yuli. 2009. Ekonomi  1 : Untuk SMA dan MA Kelas  X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
Mulyati, sri Nur dan Mahfudz, Agus dan Permana, Leni. 2009. Ekonomi 1 : Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.

Konsep GNP (PDB), PDRB, GNP (PNB), NNP (PNN) , NNI, PI, dan DI

1. Produk Domestik Bruto (PDB)/Gross Domestic Product (GDP)

Sebelum kita dapat menghitung pendapatan nasional terlebih dahulu kita harus tahu apa yang dimaksud dengan Produk Domestik Bruto (PDB)/Gross Domestic Product (GDP), karena PDB merupakan salah satu instrumen penting untuk dapat menghitung pendapatan nasional. PDB merupakan nilai dari akhir keseluruhan barang/jasa yang dihasilkan oleh semua unit ekonomi dalam suatu negara, termasuk  barang dan jasa yang dihasilkan warga negara lain yang tinggal di negara tersebut.

Penghitungan nilai PDB dapat dilakukan atas dua macam dasar harga yaitu :
  1. PDB atas dasar harga berlaku, merupakan PDB yang dihitung dengan dasar harga yang berlaku pada tahun tersebut. PDB atas dasar harga berlaku berfungsi untuk melihat dinamika/perkembangan struktur ekonomi yang riil pada tahun tersebut.
  2. PDB atas dasar harga konstan, merupakan PDB yang dihitung dengan dasar harga yang berlaku pada tahun tertentu. PDB atas dasar harga konstan berfungsi untuk melihat pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun. Contohnya jika kita ingin mengetahui berapa persen kenaikan PDB dari tahun 1998, 1999 dan tahun 2000, karena nilai/harga suatu produk tiap tahun berubah-ubah maka kita harus mengubah nilai PDB tahun 1998 dan 1999 dengan dasar harga tahun 2000 sehingga akan terlihat dengan jelas besaran kenaikan dari tiap tahunnya.


2. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Pembangunan suatu daerah dapat berhasil dengan baik apabila didukung oleh suatu perencanaan yang mantap sebagai dasar penentuan strategi, pengambilan keputusan dan evaluasi hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai. Dalam menyusun perencanaan pembangunan yang baik perlu menggunakan data-data statistik yang memuat informasi tentang kondisi riil suatu daerah pada saat tertentu sehingga kebijakan dan strategi yang telah atau akan diambil dapat dimonitor dan dievaluasi hasil-hasilnya. Salah satu indikator ekonomi makro yang biasanya digunakan untuk mengevaluasi hasil-hasil pembangunan di suatu daerah dalam lingkup kabupaten dan kota adalah Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB kabupaten/kota menurut lapangan usaha (Industrial Origin).

Penghitungan PDRB diperoleh melalui tiga pendekatan :

A.   Pendekatan Produksi
Dalam pendekatan ini PDRB adalah jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi di suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu (satu tahun). Unit produksi dalam penyajiannya dikelompokkan dalam 9 sektor atau lapangan usaha yaitu:
1) Pertanian.
2) Pertambangan dan Penggalian.
3) Industri Pengolahan.
4) Listrik, Gas, dan Air Bersih.
5) Bangunan.
6) Perdagangan, Hotel, dan Restoran.
7) Pengangkutan dan Komunikasi.
8) Jasa Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan.
9) Jasa-jasa. 

B.      Pendekatan Pendapatan
Menurut pendekatan pendapatan, PDRB adalah penjumlahan semua komponen permintaan terakhir, yaitu:
1)  Pengeluaran konsumsi rumah tangga dan lembaga swasta yang tidak mencari untung.
2)    Konsumsi pemerintah.
3)    Pembentukan modal tetap domestik bruto.
4)    Perubahan stok.
5)    Ekspor neto, dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Ekspor neto adalah ekspor dikurangi impor.

C.      Pendekatan Pengeluaran
Menurut pendekatan pengeluaran, PDRB merupakan jumlah balas jasa yang diterima oleh faktor produksi yang ikut serta dalam proses produksi di suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Balas jasa faktor produksi yang dimaksud adalah upah dan gaji, sewa tanah, bunga modal dan keuntungan. Semua hitungan tersebut sebelum dipotong pajak penghasilan dan pajak langsung lainnya.
Dalam pengertian PDRB kecuali faktor pendapatan, termasuk pula komponen penyusutan dan pajak tidak langsung neto. Jumlah semua komponen pendapatan ini menurut sektor disebut sebagai nilai tambah bruto sektoral. Produk domestik bruto merupakan jumlah dari nilai tambah bruto seluruh sektor (lapangan usaha).
Dari 3 pendekatan tersebut secara konsep jumlah pengeluaran tadi harus sama dengan jumlah barang dan jasa akhir yang dihasilkan dan harus sama pula dengan jumlah pendapatan untuk faktor-faktor produksinya. Selanjutnya produk domestik regional bruto yang telah diuraikan di atas disebut sebagai Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Pasar, karena mencakup komponen pajak tidak langsung neto.


3. Produk Nasional Bruto (PNB)/Gross National Product (GNP)

Produk Nasional Bruto (PNB)/Gross National Product (GNP) adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara baik yang tinggal di dalam negeri maupun di luar negeri, tetapi tidak termasuk warga negara asing yang tinggal di negara tersebut, atau dengan kata lain PNB/GNP adalah jumlah Produk Domestik Bruto ditambah dengan pendapatan neto dari luar negeri (penghasilan neto) adalah penghasilan dari warga negara yang bekerja di luar negeri dikurangi penghasilan warga negara lain yang bekerja di dalam negeri).

Hal ini dapat dirumuskan sebagai berikut :

PNB = PDB + Pendapatan Neto dari luar negeri (Net Factor Income from Abrood)

di mana,
·         PNB =  Produk Nasional Bruto/Gross National Product (GNP)
·         PDB =  Produk Domestic Bruto/Gross Domestic Product (GDP)
·        Pendapatan  Neto  = Pendapatan dari warga negara yang tinggal di luar negeri dikurangi pendapatan warga negara asing yang bekerja di dalam negeri

Contoh :
Hardi warga negara Indonesia, bekerja di Indonesia dengan pendapatan Rp2.000.000,00 Paul warga negara asing tinggal dan bekerja di Indonesia, pendapatan Rp3.000.000,00 Ali warga negara Indonesia tinggal dan bekerja di luar negeri dengan pendapatan Rp1.000.000,00.

Maka PDB (GDP) = pendapatan Hardi + pendapatan Paul = Rp2.000.000,00 + Rp3.000.000,00 = Rp5.000.000,00.
Penghasilan Neto = pendapatan Ali − pendapatan Paul = Rp1.000.000,00  − Rp3.000.000,00 = -Rp2.000.000,00,
dengan menerapkan rumus di atas dapat kita ketahui PNB adalah:
PNB (GNP)   = PDB + Penghasilan Neto
          = Rp5.000.000,00 + (- Rp2.000.000,00)
          = Rp3.000.000,00

4. Produk Nasional Neto (PNN)/Net National Product (NNP)

Sering disebut pula Net National Product atas dasar harga pasar yaitu GNP dikurangi depresiasi/penyusutan atas barang modal dalam proses produksi selama satu tahun.

Persamaan matematiknya:
NNP = GNP - Depresiasi
Contoh:
Pada tahun 2003 GNP Indonesia atas dasar harga berlaku 2.007.191,1 milliar rupiah dan depresiasi/penyusutan sebesar 104.337,9 milliar maka:
NNP       =  2.007.191,1  − 104.337,9
   =  1.902.853,2 milliar

5. Pendapatan Nasional Neto/Net National Income (NNI)

Juga sering disebut Net National Product (NNP) atas dasar biaya faktor produksi atau Pendapatan Nasional Neto atau Net National Income (NNI) adalah NNP dikurangi pajak tidak langsung yang dipungut pemerintah, atau jika kita menghitung dari GNP dapat kita rumuskan:
    
NNI = GNP - Depresiasi - Pajak tidak langsung
Contoh:
Pada tahun 2003 GNP Indonesia atas dasar harga berlaku 2.007.191,1 milliar rupiah, sedangkan depresiasi/penyusutan sebesar 104.337,9 milliar dan pajak tidak langsung dikurangi subsidi sebesar 85.272,2 milliar maka:
NNI        =  2.007.191,1  − 104.337,9  − 85.272,2
   =  1.817.519 milliar

6. Pendapatan Perseorangan/Personal Income (PI)

Personal Income adalah pendapatan yang diterima oleh setiap lapisan masyarakat dalam satu tahun. Pendapatan nasional tidak semuanya diterima oleh pemilik faktor produksi karena ada sebagian pendapatan yang tidak dibagikan antara lain: laba yang ditahan, pajak perseorangan, iuran jaminan sosial dan transfer payment/bantuan sosial (misalnya untuk masyarakat miskin, penyandang cacat, veteran, dan lain-lain).

Rumusan untuk menghitung PI adalah:
PI = NNI - (Laba ditahan + pajak perseorangan + iuran jaminan sosial + transfer payment)

7. Pendapatan Disposibel/Disposible Income (DI)

Disposible Income adalah Personal Income setelah dikurangi pajak langsung (misalnya pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan bermotor dan sebagainya). Disposible income merupakan pendapatan yang siap digunakan, baik untuk keperluan konsumsi maupun ditabung.

Rumusan untuk menghitung DI adalah: 


DI = PI - Pajak Langsung

Tabungan (saving) yang disimpan di lembaga keuangan resmi (Bank) akan dapat menambah pendapatan nasional karena, saving ini akan dimanfaatkan untuk investasi, lewat investasi inilah pendapatan nasional dapat meningkat.

Jika penjelasan tentang pendapatan nasional kita buat urutan akan terlihat seperti di bawah ini:

GDP > GNP > NNP > NNI > PI > DI

Perbandingan mengenai indikator pendapatan nasional akan lebih jelas bila kita menerapkan dalam angka:


1.
GDP

RP. 100.000,-


Pendapatan Neto dari luar negeri

RP.   10.000,-
(-)





2.
GNP

Rp.   90.000,-


Depresiasi/ Penyusutan

Rp.     5.000,-
(-)





3.
NNP

Rp.   85.000,-


Pajak Tidak Langsung

Rp.     3.000,-
(-)





4.
NNI

Rp.   82.000,-



• Laba ditahan  
• PPh Persh.      
• Iuran Sosial 
Rp.    7.500,-
Rp.    2.500,-
Rp.    1.000,-


+








Rp.  11.000,-
(-)




5.
PI

RP.  71.000,-


Pajak Langsung

RP.    5.000,-
(-)





6.
DI

RP.  66.000,-


Konsumsi

RP.  47.000,-
(-)

Tabungan

RP.  19.000,-


                      
Sumber :
Eko, Yuli. 2009. Ekonomi  1 : Untuk SMA dan MA Kelas  X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
Mulyati, sri Nur dan Mahfudz, Agus dan Permana, Leni. 2009. Ekonomi 1 : Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
1. Produk Domestik Bruto (PDB)/Gross Domestic Product (GDP)

Sebelum kita dapat menghitung pendapatan nasional terlebih dahulu kita harus tahu apa yang dimaksud dengan Produk Domestik Bruto (PDB)/Gross Domestic Product (GDP), karena PDB merupakan salah satu instrumen penting untuk dapat menghitung pendapatan nasional. PDB merupakan nilai dari akhir keseluruhan barang/jasa yang dihasilkan oleh semua unit ekonomi dalam suatu negara, termasuk  barang dan jasa yang dihasilkan warga negara lain yang tinggal di negara tersebut.

Penghitungan nilai PDB dapat dilakukan atas dua macam dasar harga yaitu :
  1. PDB atas dasar harga berlaku, merupakan PDB yang dihitung dengan dasar harga yang berlaku pada tahun tersebut. PDB atas dasar harga berlaku berfungsi untuk melihat dinamika/perkembangan struktur ekonomi yang riil pada tahun tersebut.
  2. PDB atas dasar harga konstan, merupakan PDB yang dihitung dengan dasar harga yang berlaku pada tahun tertentu. PDB atas dasar harga konstan berfungsi untuk melihat pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun. Contohnya jika kita ingin mengetahui berapa persen kenaikan PDB dari tahun 1998, 1999 dan tahun 2000, karena nilai/harga suatu produk tiap tahun berubah-ubah maka kita harus mengubah nilai PDB tahun 1998 dan 1999 dengan dasar harga tahun 2000 sehingga akan terlihat dengan jelas besaran kenaikan dari tiap tahunnya.


2. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Pembangunan suatu daerah dapat berhasil dengan baik apabila didukung oleh suatu perencanaan yang mantap sebagai dasar penentuan strategi, pengambilan keputusan dan evaluasi hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai. Dalam menyusun perencanaan pembangunan yang baik perlu menggunakan data-data statistik yang memuat informasi tentang kondisi riil suatu daerah pada saat tertentu sehingga kebijakan dan strategi yang telah atau akan diambil dapat dimonitor dan dievaluasi hasil-hasilnya. Salah satu indikator ekonomi makro yang biasanya digunakan untuk mengevaluasi hasil-hasil pembangunan di suatu daerah dalam lingkup kabupaten dan kota adalah Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB kabupaten/kota menurut lapangan usaha (Industrial Origin).

Penghitungan PDRB diperoleh melalui tiga pendekatan :

A.   Pendekatan Produksi
Dalam pendekatan ini PDRB adalah jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi di suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu (satu tahun). Unit produksi dalam penyajiannya dikelompokkan dalam 9 sektor atau lapangan usaha yaitu:
1) Pertanian.
2) Pertambangan dan Penggalian.
3) Industri Pengolahan.
4) Listrik, Gas, dan Air Bersih.
5) Bangunan.
6) Perdagangan, Hotel, dan Restoran.
7) Pengangkutan dan Komunikasi.
8) Jasa Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan.
9) Jasa-jasa. 

B.      Pendekatan Pendapatan
Menurut pendekatan pendapatan, PDRB adalah penjumlahan semua komponen permintaan terakhir, yaitu:
1)  Pengeluaran konsumsi rumah tangga dan lembaga swasta yang tidak mencari untung.
2)    Konsumsi pemerintah.
3)    Pembentukan modal tetap domestik bruto.
4)    Perubahan stok.
5)    Ekspor neto, dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Ekspor neto adalah ekspor dikurangi impor.

C.      Pendekatan Pengeluaran
Menurut pendekatan pengeluaran, PDRB merupakan jumlah balas jasa yang diterima oleh faktor produksi yang ikut serta dalam proses produksi di suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Balas jasa faktor produksi yang dimaksud adalah upah dan gaji, sewa tanah, bunga modal dan keuntungan. Semua hitungan tersebut sebelum dipotong pajak penghasilan dan pajak langsung lainnya.
Dalam pengertian PDRB kecuali faktor pendapatan, termasuk pula komponen penyusutan dan pajak tidak langsung neto. Jumlah semua komponen pendapatan ini menurut sektor disebut sebagai nilai tambah bruto sektoral. Produk domestik bruto merupakan jumlah dari nilai tambah bruto seluruh sektor (lapangan usaha).
Dari 3 pendekatan tersebut secara konsep jumlah pengeluaran tadi harus sama dengan jumlah barang dan jasa akhir yang dihasilkan dan harus sama pula dengan jumlah pendapatan untuk faktor-faktor produksinya. Selanjutnya produk domestik regional bruto yang telah diuraikan di atas disebut sebagai Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Pasar, karena mencakup komponen pajak tidak langsung neto.


3. Produk Nasional Bruto (PNB)/Gross National Product (GNP)

Produk Nasional Bruto (PNB)/Gross National Product (GNP) adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara baik yang tinggal di dalam negeri maupun di luar negeri, tetapi tidak termasuk warga negara asing yang tinggal di negara tersebut, atau dengan kata lain PNB/GNP adalah jumlah Produk Domestik Bruto ditambah dengan pendapatan neto dari luar negeri (penghasilan neto) adalah penghasilan dari warga negara yang bekerja di luar negeri dikurangi penghasilan warga negara lain yang bekerja di dalam negeri).

Hal ini dapat dirumuskan sebagai berikut :

PNB = PDB + Pendapatan Neto dari luar negeri (Net Factor Income from Abrood)

di mana,
·         PNB =  Produk Nasional Bruto/Gross National Product (GNP)
·         PDB =  Produk Domestic Bruto/Gross Domestic Product (GDP)
·        Pendapatan  Neto  = Pendapatan dari warga negara yang tinggal di luar negeri dikurangi pendapatan warga negara asing yang bekerja di dalam negeri

Contoh :
Hardi warga negara Indonesia, bekerja di Indonesia dengan pendapatan Rp2.000.000,00 Paul warga negara asing tinggal dan bekerja di Indonesia, pendapatan Rp3.000.000,00 Ali warga negara Indonesia tinggal dan bekerja di luar negeri dengan pendapatan Rp1.000.000,00.

Maka PDB (GDP) = pendapatan Hardi + pendapatan Paul = Rp2.000.000,00 + Rp3.000.000,00 = Rp5.000.000,00.
Penghasilan Neto = pendapatan Ali − pendapatan Paul = Rp1.000.000,00  − Rp3.000.000,00 = -Rp2.000.000,00,
dengan menerapkan rumus di atas dapat kita ketahui PNB adalah:
PNB (GNP)   = PDB + Penghasilan Neto
          = Rp5.000.000,00 + (- Rp2.000.000,00)
          = Rp3.000.000,00

4. Produk Nasional Neto (PNN)/Net National Product (NNP)

Sering disebut pula Net National Product atas dasar harga pasar yaitu GNP dikurangi depresiasi/penyusutan atas barang modal dalam proses produksi selama satu tahun.

Persamaan matematiknya:
NNP = GNP - Depresiasi
Contoh:
Pada tahun 2003 GNP Indonesia atas dasar harga berlaku 2.007.191,1 milliar rupiah dan depresiasi/penyusutan sebesar 104.337,9 milliar maka:
NNP       =  2.007.191,1  − 104.337,9
   =  1.902.853,2 milliar

5. Pendapatan Nasional Neto/Net National Income (NNI)

Juga sering disebut Net National Product (NNP) atas dasar biaya faktor produksi atau Pendapatan Nasional Neto atau Net National Income (NNI) adalah NNP dikurangi pajak tidak langsung yang dipungut pemerintah, atau jika kita menghitung dari GNP dapat kita rumuskan:
    
NNI = GNP - Depresiasi - Pajak tidak langsung
Contoh:
Pada tahun 2003 GNP Indonesia atas dasar harga berlaku 2.007.191,1 milliar rupiah, sedangkan depresiasi/penyusutan sebesar 104.337,9 milliar dan pajak tidak langsung dikurangi subsidi sebesar 85.272,2 milliar maka:
NNI        =  2.007.191,1  − 104.337,9  − 85.272,2
   =  1.817.519 milliar

6. Pendapatan Perseorangan/Personal Income (PI)

Personal Income adalah pendapatan yang diterima oleh setiap lapisan masyarakat dalam satu tahun. Pendapatan nasional tidak semuanya diterima oleh pemilik faktor produksi karena ada sebagian pendapatan yang tidak dibagikan antara lain: laba yang ditahan, pajak perseorangan, iuran jaminan sosial dan transfer payment/bantuan sosial (misalnya untuk masyarakat miskin, penyandang cacat, veteran, dan lain-lain).

Rumusan untuk menghitung PI adalah:
PI = NNI - (Laba ditahan + pajak perseorangan + iuran jaminan sosial + transfer payment)

7. Pendapatan Disposibel/Disposible Income (DI)

Disposible Income adalah Personal Income setelah dikurangi pajak langsung (misalnya pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan bermotor dan sebagainya). Disposible income merupakan pendapatan yang siap digunakan, baik untuk keperluan konsumsi maupun ditabung.

Rumusan untuk menghitung DI adalah: 


DI = PI - Pajak Langsung

Tabungan (saving) yang disimpan di lembaga keuangan resmi (Bank) akan dapat menambah pendapatan nasional karena, saving ini akan dimanfaatkan untuk investasi, lewat investasi inilah pendapatan nasional dapat meningkat.

Jika penjelasan tentang pendapatan nasional kita buat urutan akan terlihat seperti di bawah ini:

GDP > GNP > NNP > NNI > PI > DI

Perbandingan mengenai indikator pendapatan nasional akan lebih jelas bila kita menerapkan dalam angka:


1.
GDP

RP. 100.000,-


Pendapatan Neto dari luar negeri

RP.   10.000,-
(-)





2.
GNP

Rp.   90.000,-


Depresiasi/ Penyusutan

Rp.     5.000,-
(-)





3.
NNP

Rp.   85.000,-


Pajak Tidak Langsung

Rp.     3.000,-
(-)





4.
NNI

Rp.   82.000,-



• Laba ditahan  
• PPh Persh.      
• Iuran Sosial 
Rp.    7.500,-
Rp.    2.500,-
Rp.    1.000,-


+








Rp.  11.000,-
(-)




5.
PI

RP.  71.000,-


Pajak Langsung

RP.    5.000,-
(-)





6.
DI

RP.  66.000,-


Konsumsi

RP.  47.000,-
(-)

Tabungan

RP.  19.000,-


                      
Sumber :
Eko, Yuli. 2009. Ekonomi  1 : Untuk SMA dan MA Kelas  X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
Mulyati, sri Nur dan Mahfudz, Agus dan Permana, Leni. 2009. Ekonomi 1 : Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
 
Noor Mutia Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template